Statistik

Online: 0
Visits today: 8
Total visits: 26402

Pilihan dan Akad

Seorang kawan meminta pendapat tentang bagaimana mereka memutuskan pilihan kelanjutan studi anak mereka. Anak-anak mereka tergolong cerdas di atas rata-rata. Anak pertama sudah melanjutkan studi di luar negeri dengan beasiswa. Anak kedua, di usia yang masih dua tahun lebih muda dari usia rata-rata anak SMA kelas 3, mendapat beasiswa lanjut kuliah di luar negeri juga.

Masalah muncul ketika hasil SNMPTN dipublikasikan: anak kedua ini juga lulus SNMPTN di salah satu universitas terbaik di Indonesia. Yang puluhan kalau

Selengkapnya…

KASIHAN. KASIHAN?

حسبنا الله

Seorang kawan berkata, “Kasihan temanku. Dia dianggap salah mengawal fatwa MUI. Itu bukan hukum negara.”

“Terus?”

“Ya… karirnya gak bisa maju lagi tuh biasanya. Sudah ditandai.”

“Allah di belakangnya. Barangsiapa menolong agama Allah ta’ala maka Allah pasti menolongnya. Memangnya kenapa dengan karir di sana…”

“Tapi kan… dia kepala rumah tangga.”

“Rezeki dan kedudukan itu dari Allah taala. Ia berikan pada sesiapa saja yang Ia kehendaki, tanpa ada yang bisa menghalangi atau mengurangi. Yang kasihan itu adalah mereka yang menyembah sesama manusia demi

Selengkapnya…

Bershawalawat Bersama Supir Taksi

Kami berenam, memutuskan untuk melaksanakan tawaf ifadhah duluan. Tidak mengikuti jadwal rombongan. Ketua rombongan membolehkan, asal bisa mandiri, tidak minta ditemani.

Saat berangkat, kami dipermudah Allah ta’ala mendapatkan supir yang mengerti bahasa fushah, bahasa formal, bahasa buku. Sehingga, pembicaraan dengannya bisa lancar. Setelah berbincang beberapa hal, seorang kawan bilang, “Tanyain, apa pekerjaannya. Ini kan cuma taksi omprengan.” Sang supir lalu menjelaskan, ia adalah seorang guru. Pantas saja pintar. Meski bukan guru bahasa. Guru olahraga.

Saya jadi

Selengkapnya…

Kepedulian Terhadap Bahasa Arab, Belajar dari Bangsa Cina

Ada beberapa hal menarik yang bisa kita temukan saat beriteraksi dengan pedagang-pedagang keturunan Cina. Pertama, biasanya yang menangani langsung toko itu adalah pemilik atau wakilnya. Suami atau istrinya-kah, kakak, adik, atau anaknya. Kadang-kadang ada pegawainya dari kalangan pribumi, tapi tugasnya hanya sebatas yang bersifat teknis. Kedua, sering kali mereka berdiskusi dalam Bahasa Cina sebelum memutuskan sesuatu. Seakan-akan ada pesan yang tak terucapkan, “Kami punya bahasa yang tidak kalian mengerti. Bahasa nenek-buyut kami.”
Selengkapnya…

JANGAN GANTUNG TAS DI SINI

30cm, Jgn Gantung Tas di Sini

Ketika sedang di kamar kecil bandara SHIA, saya tertegun melihat sebuah pengumuman di atas kaitan penahan pintu agar tidak “menabrak” dinding kaca itu.


“Dilarang menggantung tas”, dilengkapi gambar tas yang dilingkari merah dan tanda silang di diameternya. Di sampingnya, ada bekas tempelan penahan pintu itu.


Skenarionya kira-kira begini:


1. Penahan pintu itu dipasang di tempat yang ada bekasnya itu, lalu jatuh.
Selengkapnya…

Campur Baur Laki-Laki Perempuan

Seorang saudara menanyakan hal terkait bercampur baurnya laki-laki dan perempuan dalam sebuah grup di media sosial. Pertanyaan ini muncul di kepala seperti semak-belukar yang tumbuh mendadak tak beraturan. Saya tahu saya harus segera menatanya agar tak ‘mengganggu pemandangan’.


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ

Selengkapnya…

Hakikat Cinta

الحب الحقيفي

Hakikat cinta adalah,

Menginginkan yang terbaik bagi yang dicintai

Maka setiap laku

Yang melukai, mengecewakan

Maka itu pasti bukan cinta

Cinta pada burung bukanlah dengan mengurungnya

Bagaimana engkau tahu, ia bernyanyi atau menangis di dalamnya?

Sedangkan ia punya sayap

Yang tak bisa ia kepakkan sebebasnya

Cinta pada bunga bukanlah dengan memetiknya

Memberikan rasa sakit,

Mengantarkan ajal lebih cepat untuknya

Pecinta burung yang

Selengkapnya…

MEMILIH

Jika manusia hanya tergerak untuk mendapatkan apa yang paling mudah dan paling sesuai nafsunya di hadapan, maka apa bedanya ia dengan hewan…

Manusia, dikatakan manusia karena selalu dalam posisi memilih
Menjadi mulia karena memilih yang diridai Sang Khaliq
Menjadi hina karena sebaliknya

Begitu saja, sederhana.

Manusia, dikatakan manusia karena
Rentan lupa mana yang seharusnya ia pilih
Itulah sebabnya,
setidaknya dalam 17 kali dalam sehari
ia harus berdoa berendah diri memohon pada Sang Khaliq
agar menunjukinya pilihan yang benar

Begitu saja, sederhana.

Manusia yang mulia adalah yang selalu
menengok Sang Khaliq-nya sebelum memilih,
Allah, mana

Selengkapnya…

CClinic : Ketika Para Medis Begitu Sombong

Bantu petisi di sini
Ketika Para Medis begitu sombong
Merasa paling berhak dan layak melakukan pengobatan
Mau menutup peluang pasien memilih pengobatan yang mereka inginkan
Tidakkah mereka malu dengan kegagalan-kegagalan mereka sendiri?
Tidakkah mereka takut kalau karena mereka, orang yang punya peluang sembuh menjadi tidak sembuh?
Apakah kesembuhan di tangan mereka?
Ilmu manusia selalu hanya ibarat sebutir pasir di pantai
Maka jangan gegabah dengan yang hanya sebutir itu
Biarkan orang lain dengan usahanya,
siapa tahu mereka juga bisa dengan cara mereka

Selengkapnya…

Cukuplah Tulisan itu Jadi Cermin

Seorang teman kelas menceritakan kisah hidupnya sambil berulang kali menyeka air mata. Tentang jiwanya yang tak juga bisa mengalun harmonis dengan ayah putranya, hasil perjodohan yang dipaksakan. Sang putra sudah berusia empat tahun.

“Lima tahun saya bersabar, saya sudah yakin untuk mengakhirinya. Dan di sini, di rantau ini, saya menemukan sosok lain yang padanya saya temukan chemestry… Saya merasa nyaman dengannya… Tapi kenapa, setiap kali bersamanya, sosok ayah si kecil selalu muncul seperti menghantui?”

Agak

Selengkapnya…

Page 1 of 1712345»10...Last »