Statistik

Online: 0
Visits today: 0
Total visits: 39925

Dua Generasi

أهلا بك من جديد يا أبانا

Semalam, saat mengeloni Si Bungsu menjelang tidur, mendengarkan ceritanya dan menyisir-nyisir rambutnya, sembari menghirup wangi kanak-kanaknya –yang saya sebut sebagai bagian dari wewangian surgawi–, saya sudah merasakan sesuatu yang tidak beres. Suhu badannya agak lebih hangat dari sewajarnya. Tapi tak ada keluhan yang lain, tak ada gejala sakit yang saya lihat, sehingga saya biarkan tak mengeceknya lebih jauh.


“Si Bungsu demam,” kata suami, saat saya

Selengkapnya…

Teman-Teman Pagi

Bukan Teman Pagi

Saya menikmati sunyi setelah suami dan anak-anak berangkat. Hal yang tak pernah saya dapatkan ketika ada seorang khadimat di rumah. Saya menikmati mengerjakan pekerjaan rumah sendirian. SENDIRIAN. Benarkah sendirian?

Hati saya tidak sendiri, banyak yang mengisinya, memberikan rasa hangat dan tak ada sepi, meski memang tak hadir fisiknya. Dan, selain itu, ada makhluk-makhluk lain yang sebenarnya menemani secara fisik.

Pertama, ikan-ikan di aquarium. Mereka semakin mengenal saya. Tiap

Selengkapnya…

[Makanan Keluarga] Madu dan Jeruk Nipis

Bersiaplah

Saya akan menulis banyak tentang makanan, persiapan untuk menulis tesis, insya Allah.

Pertama, tentang madu dan jeruk nipis.

Awalnya karena Si Sulung sakit, dan beberapa orang mengingatkan saya kembali tentang pentingnya madu bagi kesehatan. Maka saya mengagendakan untuk sedapat mungkin anggota keluarga mengkonsumsi minuman sehat yang dipuji-puji dalam Alquran ini.

Seiring dengan itu, beberapa suster dan keluarga juga menyarankan lebih banyak mengkonsumsi jeruk nipis. Meski rasanya asam, sebenarnya justru menghasilkan basa

Selengkapnya…

[Makanan Keluarga] Masakan Masa Kecil

aishite iru kara

“Mama…, boleh nambah chawan mushi-nya?” tanya Si Tengah.

“Iyalah, kan masih banyak… Mama semalam buat tujuh. Kakak di asrama, Bapak sudah berangkat. Masih ada empat kan di situ? Mama gak usah.”

Waktu berlalu, si Tengah masih saja santai menikmati sarapannya.

“Hey, sudah jam 6:20, kamu belum juga ganti baju? Kamarnya sudah rapi?”

Dengan malas ia beranjak dari meja makan.

“Ingat pesan Ayah, masing-masing punya tugas sebelum

Selengkapnya…

Gak Remed

Yang Penting: Bagaimana

Setelah hampir dua bulan mengalami gangguan kesehatan, Si Sulung mulai mengikuti kegiatan belajar secara normal di sekolah, termasuk belajar untuk menginap di asrama dan hanya pulang dua pekan sekali. Pesan pendek dikirimkan Si Sulung.

“Mama, perutku kok sakit lagi ya…”

“Tegang?”

“Gak kok. Malah senang, Fisika gak remed.”

“Wah, baarakallahu fiik. Kok bisa?”

Dia mengirimkan icon tersenyum.

Ketika pulang ke rumah, dia bercerita

Selengkapnya…

Solusi Anak 11 Tahun

Ke asrama

Sedang mengejar deadline menulis artikel, mendadak notebook saya bermasalah. Keyboard-nya tidak bereaksi meski ditekan berkali-kali. Search di internet lewat hp solusi tentang ini, disarankan melepaskan baterai. Ok, saya lakukan dan tetap tidak ada perbaikan. Terpaksa saya melirik notebook lama, yang juga sudah sempat bermasalah. Bismillah. DynaBook, be good to me. Dengan usaha terakhir, file-file saya back-up. Untuk membuka locker di hardisk luar, saya menggunakan alternatif copy-paste setiap huruf. Syukurlah, bisa. Ini sebuah kelalaian tidak sejak

Selengkapnya…

Ingin Peliharaan

Busy is fun

Belakangan ini, Si Bungsu mendesak ingin memelihara binatang. Waktu di Jepang, memang kami selalu punya binatang peliharaan. Ikan, kura-kura, udang kecil, lobster, kalomang, burung merpati, sampai kelinci… Namun, sejak pindah ke Indonesia, kami jadi jarang punya peliharaan, meski bukan tidak pernah. Hampir genap 3 tahun di tanah air, kami sempat pelihara hamster sampai punya anak, ikan, kura-kura dan lobster.

Hingga, pada pertengahan tahun 2012, Si Bungsu terserang asma yang

Selengkapnya…

Hidup Hanya Sekali

Sampaikan kami ke langit

Saat sedang sarapan, Si Sulung tiba-tiba saja bilang, “Kupikir kita itu harus benar-benar enjoy life, kan cuma sekali.”

Saya yang sedang melengkapi hidangan di meja makan, spontan berkomentar, “Betul. Hidup itu harus dinikmati.”

“Ya kan Maah, rugi amat hidup yang cuma sekali gak dilewati dengan senang,” sahutnya gembira mendapat persetujuan.

“Eh, tapi hidup gak cuma sekali!” kata saya dengan cepat.

“Eh? Hidup cuma sekali, lagih…,” kata Si

Selengkapnya…

Mama, Baito Wo Shitai Yo...

Messy Corner

“Mama, aku berangkat yah…,” kata Si Sulung sambil menjejakkan kakinya di anak tangga terakhir.

“Sebentar, Mama harus ikut… Sudah gak ada yang lupa? Sikat gigi? Baju ganti?” kata saya sambil menyematkan peniti di jilbab.

Dia hanya menggeleng, berlalu ke dapur dan mengambil segelas air minum.

“Syut-syutnya sudah dibawa?” syut-syut adalah istilah obat semprot untuk asma. Dia menggeleng.

Selengkapnya…

“That’s Who I Am!”

Open Your Eyes

Beberapa hari yang lalu, saat sedang di sebuah penginapan di kota kelahiran saya, Si Sulung terlibat perbincangan yang menjurus ke arah pertengkaran dengan Si Tengah. Si Sulung yang sudah melewati masa-masa jelang akil-balig-nya, kini tampil lebih “cool”, dewasa, bisa mengendalikan emosinya. Karenanya, pertengkaran tidak memuncak. Ujung-ujungnya, Si Sulung mengajak saya masuk ke dalam perbincangan itu.

“That’s who I am…, hmh…, that’s who I am… Hm… Saya pikir perkataan itu tidak benar. Ya kan,

Selengkapnya…

Page 1 of 3123»