Statistik

Online: 0
Visits today: 0
Total visits: 39925

Salah Bahasa

Do you understand

“Mama, Bahasa Inggris di bimbel tadi gampang banget,” kata Si Sulung saat minum teh di sore hari. Saya cuma memandangnya tanpa mengomentari.

“Ih, gampang banget, Ma! Masak gurunya masih perlu menerangkan, kalau “TO” dengan satu “O” itu artinya “ke” atau “kepada”, kalau dua “O”-nya berarti “juga.” “

Lagi-lagi saya cuma diam. Lantaran di sekolahnya yang dipakai adalah kurikulum Australia –belakangan diganti jadi kurikulum Cambridge–, wajar juga kalau dia

Selengkapnya…

Bukan Masalah Sibuk

Busy is fun

Nah. Sisa satu hari lagi, Januari habis. Dan, jurnal yang saya tulis hanya 6 bulan ini. Sedangkan pada Desember yang lalu, saya berhasil menulis 10 jurnal. Padahal, ada UAS di Desember. UAS anak-anak, UAS saya. Ada liburan keluarga yang, tentu saja, membuat para ibu bukannya malah libur, tapi malah bertambah sibuk! Ada deadline kepengurusan di kompleks, ada… Ah. Ternyata, banyak berkarya atau tidak, tak sinergis dengan padatnya kesibukan atau tidak…

Kenapa justru

Selengkapnya…

Imagine

Menapak Jalan Lurus

“Ma, imagine!” kata Si Sulung saat mobil baru menuruni bukit, menjauhi sekolahnya.

Saya tidak begitu memperhatikannya. Rasa lelah seharian menyelesaikan urusan yang menuntut saya berada di Jakarta Selatan, Pusat, Timur, lalu Bogor, membuat saya memilih memejamkan mata dan menyandarkan kepala ke jok mobil sambil merebahkannya. Si Bungsu yang sudah mulai mengantuk, berbaring di pangkuan saya.

“Del, kursinya direbahkan saja sebelum kamu tertidur, ntar

Selengkapnya…

Bicara Masa Depan

Picturing Life

Suatu saat dalam perjalanan pulang ke rumah dari sekolah, Si Sulung tiba-tiba mengatakan, “Mama, hari ini Mister Syaiful mengatakan sesuatu yang luar biasa. Yang saya pun belum pernah terpikirkan hal itu.”

Saya diam saja memandang ke luar jendela. Mobil berjalan menyisiri lapangan golf yang sangat luas. Hijau. Indah. Keindahan yang sekaligus menusuk-nusuk sanubari. Tentang kesenjangan sosial. Tentang para caddy, wanita-wanita muda berambut panjang dengan kostum press-body. Tentang ‘permainan’

Selengkapnya…

Supaya Masuk Surga

Sampaikan Kami ke Tujuan

Malam hari menjelang ulang tahun Si Sulung. Saya menyiapkan kado untuknya. Sebuah jam tangan yang, dulu, saat suami mau membelikan jam tangan untuk saya pakai di awal kuliah, saya memilih jam tangan yang biasa-biasa saja. Suami menawari jam tangan yang sekarang jadi kado buat Si Sulung itu, tapi saya menolak, lalu kami sepakat bahwa jam tangan itu baru akan saya pakai bila saya lanjut kuliah di level selanjutnya. Sengaja saya

Selengkapnya…

Hidup Hanya Sekali

Sampaikan kami ke langit

Saat sedang sarapan, Si Sulung tiba-tiba saja bilang, “Kupikir kita itu harus benar-benar enjoy life, kan cuma sekali.”

Saya yang sedang melengkapi hidangan di meja makan, spontan berkomentar, “Betul. Hidup itu harus dinikmati.”

“Ya kan Maah, rugi amat hidup yang cuma sekali gak dilewati dengan senang,” sahutnya gembira mendapat persetujuan.

“Eh, tapi hidup gak cuma sekali!” kata saya dengan cepat.

“Eh? Hidup cuma sekali, lagih…,” kata Si

Selengkapnya…

Lagi, Nyontek.

Exam is Good

Saya sedang menunggui Si Sulung menjalani ujian masuk sebuah sekolah yang kabarnya, kelima terbaik di Jawa Barat. Menjelang jam 12, Si Sulung mengirim SMS bahwa dia memasuki waktu istirahat, dan meminta saya ke tempatnya. Jumlah ujiannya ada lima, meliputi: matematika, fisika, biologi, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Kurikulum Diknas, tentu saja.

Ujian ini tidak mudah bagi Si Sulung, karena selama ini ia mengikuti kurikulum Australia. Sebagaimana yang

Selengkapnya…

Menuju Perbaikan

Memotivasi Kejujuran. STIE-Sentul

Ujian Akhir Semester (UAS) di kampus. Tak terasa, ini yang kelima yang saya ikuti. Teringat dulu di semester 1, mungkin karena masih proses adaptasi setelah sebelumnya belasan tahun tinggal di Jepang, saya merasa cukup shock menerima kenyataan begitu jauh kedisiplinan di kampus ini.  Setelah diskusi dengan beberapa orang yang menunjukkan keseriusan kuliah, kami sepakat untuk menyampaikan usulan-usulan perbaikan ke pihak kampus. Sebenarnya perbaikan itu lebih terfokus pada teknis pelaksanaan ujian akhir,

Selengkapnya…