Statistik

Online: 0
Visits today: 0
Total visits: 39925

#Awan dan Burung Kecil: Istirahat

silence is living

Tengah malam di sini, Awan.

Aku terlelap, tapi sebagian jiwaku terbang mengarah ke langit.

Sebagian jiwaku menemukanmu di sana.

Di sudut cakrawala.

Diam dalam duka, juga bimbang.

Tentang hujan, ke manakah akan kau jatuhkan, sedangkan air telah menggenangi bumi.

Hentikan dukamu, kawan.

Risau itu bukan milikmu.

Mari bermain bersama langit.

Berkejaran di antara bintang dan bulan.

Selengkapnya…

#Awan dan Burung Kecil : Pergi

Teman Kecilku

+ Kau bilang kau akan payungi aku, begitu kan? Tulis Burung Kecil, merajuk.

- Ya, kawan kecilku. Maafkan aku, aku harus pergi, memberi hujan di sahara.

+ Aku belum pernah bertemu sahara, walau separuh bumi telah kujelajahi. Boleh aku ikut?

- Tidak, kau tidak bisa ikut. Bukankah kau harus terbang ke arah yang berlawanan?

+ Kau tahu, kau seperti Tottoro bagiku, Awan. Aku tahu,  maho no tobira akan terbuka. Passportnya sudah

Selengkapnya…

Teman-Teman Pagi

Bukan Teman Pagi

Saya menikmati sunyi setelah suami dan anak-anak berangkat. Hal yang tak pernah saya dapatkan ketika ada seorang khadimat di rumah. Saya menikmati mengerjakan pekerjaan rumah sendirian. SENDIRIAN. Benarkah sendirian?

Hati saya tidak sendiri, banyak yang mengisinya, memberikan rasa hangat dan tak ada sepi, meski memang tak hadir fisiknya. Dan, selain itu, ada makhluk-makhluk lain yang sebenarnya menemani secara fisik.

Pertama, ikan-ikan di aquarium. Mereka semakin mengenal saya. Tiap

Selengkapnya…

[Makanan Keluarga] Suito Anak-Anak

Quick-Charger

Suito, tempat minum, menjadi salah satu benda pribadi yang sangat penting ketika masih di Jepang. Seorang anak dipersiapkan untuk mandiri mengurus dirinya sendiri, dan termasuk hal yang paling dasar adalah mengurus hal makan dan minumnya. Di Indonesia, kebiasaan ini kami pertahankan. Tapi lama-lama mengendur juga karena begitu gampang rasanya membeli minuman di tengah perjalanan. Murah dan banyak pilihan.

Meski begitu, anak-anak selalu saja menginginkan suito sendiri. Dan mereka berharap bisa memiliki suito seperti suito

Selengkapnya…

[Makanan Keluarga] Madu dan Jeruk Nipis

Bersiaplah

Saya akan menulis banyak tentang makanan, persiapan untuk menulis tesis, insya Allah.

Pertama, tentang madu dan jeruk nipis.

Awalnya karena Si Sulung sakit, dan beberapa orang mengingatkan saya kembali tentang pentingnya madu bagi kesehatan. Maka saya mengagendakan untuk sedapat mungkin anggota keluarga mengkonsumsi minuman sehat yang dipuji-puji dalam Alquran ini.

Seiring dengan itu, beberapa suster dan keluarga juga menyarankan lebih banyak mengkonsumsi jeruk nipis. Meski rasanya asam, sebenarnya justru menghasilkan basa

Selengkapnya…

[Makanan Keluarga] Masakan Masa Kecil

aishite iru kara

“Mama…, boleh nambah chawan mushi-nya?” tanya Si Tengah.

“Iyalah, kan masih banyak… Mama semalam buat tujuh. Kakak di asrama, Bapak sudah berangkat. Masih ada empat kan di situ? Mama gak usah.”

Waktu berlalu, si Tengah masih saja santai menikmati sarapannya.

“Hey, sudah jam 6:20, kamu belum juga ganti baju? Kamarnya sudah rapi?”

Dengan malas ia beranjak dari meja makan.

“Ingat pesan Ayah, masing-masing punya tugas sebelum

Selengkapnya…

Awkward Moment is...

Exam is Good

Familiar dengan judul di atas? Kalau iya, kemungkinan Anda aktifis twitter. Saya mengenal tiga potong kata di atas dari re-tweet Si Tengah. Ya, demi untuk menemani anak-anak di media sosial, saya juga memiliki twitter dan sesekali mengeceknya.

Beberapa hari yang lalu saya sudah menulis sebuah jurnal cukup panjang tentang hari pertama tanpa PRT di rumah. Sambil berlarian antara mesin cuci pakaian dan

Selengkapnya…

Gak Remed

Yang Penting: Bagaimana

Setelah hampir dua bulan mengalami gangguan kesehatan, Si Sulung mulai mengikuti kegiatan belajar secara normal di sekolah, termasuk belajar untuk menginap di asrama dan hanya pulang dua pekan sekali. Pesan pendek dikirimkan Si Sulung.

“Mama, perutku kok sakit lagi ya…”

“Tegang?”

“Gak kok. Malah senang, Fisika gak remed.”

“Wah, baarakallahu fiik. Kok bisa?”

Dia mengirimkan icon tersenyum.

Ketika pulang ke rumah, dia bercerita

Selengkapnya…