Statistik

Online: 0
Visits today: 0
Total visits: 39925

Cukuplah Tulisan itu Jadi Cermin

Seorang teman kelas menceritakan kisah hidupnya sambil berulang kali menyeka air mata. Tentang jiwanya yang tak juga bisa mengalun harmonis dengan ayah putranya, hasil perjodohan yang dipaksakan. Sang putra sudah berusia empat tahun.

“Lima tahun saya bersabar, saya sudah yakin untuk mengakhirinya. Dan di sini, di rantau ini, saya menemukan sosok lain yang padanya saya temukan chemestry… Saya merasa nyaman dengannya… Tapi kenapa, setiap kali bersamanya, sosok ayah si kecil selalu muncul seperti menghantui?”

Agak

Selengkapnya…

Awan dan Burung Kecil: Hujan Kata

silence is living

+ Apa kabarmu, kawanku, burung kecil?
- Aku masih mengumpulkan ranting-ranting terbaik, seperti janjiku dulu, Awan.
+ Lalu mengapa lembar-lembar daun yang penuh goresan ini?
- Oh, itu. Kau tahu, kadang-kadang kata-kata berjatuhan entah dari mana, memenuhi kepalaku hingga terasa sakit dan aku perlu mengalirkannya keluar. Untuk memberi tempat kosong bagi kata-kata yang akan berjatuhan selanjutnya.
+ Kata-kata? Berjatuhan?
- Ya, seperti hujan yang sering kau turunkan.
+ Lalu?
- Kualirkan di lembar-lembar daun itu.
+ Ah, kau. Masih

Selengkapnya…