Statistik

Online: 0
Visits today: 0
Total visits: 39925

Bershawalawat Bersama Supir Taksi

Kami berenam, memutuskan untuk melaksanakan tawaf ifadhah duluan. Tidak mengikuti jadwal rombongan. Ketua rombongan membolehkan, asal bisa mandiri, tidak minta ditemani.

Saat berangkat, kami dipermudah Allah ta’ala mendapatkan supir yang mengerti bahasa fushah, bahasa formal, bahasa buku. Sehingga, pembicaraan dengannya bisa lancar. Setelah berbincang beberapa hal, seorang kawan bilang, “Tanyain, apa pekerjaannya. Ini kan cuma taksi omprengan.” Sang supir lalu menjelaskan, ia adalah seorang guru. Pantas saja pintar. Meski bukan guru bahasa. Guru olahraga.

Saya jadi

Selengkapnya…