Statistik

Online: 0
Visits today: 0
Total visits: 39925

Salawat Tarhim

Saudaraku,

tentang hari-hari itu,

Ketika kita memandang langit

Sementara matahari ditelan samudera

Hening langit terbelah syahdu salawat tarhim

Di kota kecil kita

Yang kini tak lagi teduh

Rimbun pepohonan asam berganti tiang beton

Saudaraku,

aku tersesat dalam pulangku

mencarimu

Meski tak kujumpa kalian

Semoga

Senja kita masih sama

Dalam salawat tarhim

Memandang langit yang sama

Memeluk kerinduan yang sama:

Selengkapnya…

KERJA DI BAGIAN ARSIP

Di antara tugas ibu adalah bekerja di bagian “arsip”. Kalau dulu buku rapor hanya satu, sederhana, sekarang tiap semester berlembar-lembar, terlepas-lepas pula. Masing-masing guru mencetak bagiannya dan dikumpulkan jadi satu.

Usai mengulik-ulik foto-foto masa kecil anak-anak, teringat pula protes salah seorang dari mereka: kok sekarang mama sudah jarah memotret?

Jawab: karena kalian sudah bisa memotret sendiri.

Masih ditanya lagi, “…tapi kalau kami yang memotret, kami gak ada di foto itu kan?”

Zaman millenium begini

Selengkapnya…

[Awan dan Burung Kecil] Sampai di Mana Kelanamu?

Tiba-tiba saja, awan semakin mendung, menyadari burung kecil telah pergi begitu jauh. Entah di belahan, bujur atau lintang bumi mana ia telah hinggap. “Sampai di mana kelanamu, wahai teman kecilku?” tulis Awan di bongkahan-bongkahan kapas yang tak lagi putih, tapi menjadi kelam keabuan.

Burung kecil sedang mendongak ke langit, hanya terpaut sepenggalan waktu duha dari bongkahan kelabu di mana pesan Awan terpahat.


Burung kecil tertawa kecil. “Aku, ya, aku, telah mengitari tiga perempat jarak yang

Selengkapnya…