Statistik

Online: 1
Visits today: 94
Total visits: 39925

Memetakan Masalah Ala Anak 9 Tahun

Si Bungsu, 4 Tahun

Si Bungsu, 9 tahun, sangat senang binatang. Sayangnya, dia alergi, sebagaimana Si Sulung. Saya juga suka binatang, namun demi kesehatan dua anak ini, saya berhenti mengikuti rasa suka ini.

Si Bungsu tipe anak yang tak mudah menyerah. Dia meminta dibelikan telur di pasar, telur yang masih segar, untuk dia pelihara sendiri.

“Mama, kegunaan telur itu ada dua,” katanya saat saya sedang menyiapkan sarapan.

“Apa?”

“Bisa dibuat telur ceplok…”

“Bisa dibuat kue…,” sambung saya.

“Tidak Mama. Itu dianggap satu saja, telur ceplok dan kue. Kegunaan lainnya adalah bisa menetas menjadi ayam dan jadi peliharaan,” katanya riang.

Saya menyelesaikan urusan di dapur sambil memikirkan kata-katanya. Bagaimana anak 9 tahun ini bisa memetakan masalah dengan begitu baik? Ia menganggap urusan telur dan yang berkaitan dengan makanan berada dalam satu kategori. Adapun kaitan telur dan menetasnya menjadi makhkluk hidup adalah kategori yang lain.

Salah seorang dosen suka meminta mahasiswa untuk memberikan jawaban dalam bentuk poin-poin. Sebenarnya, hakikat di baliknya adalah, dosen tersebut ingin melihat bagaimana muridnya menganalisa sesuatu dan memetakannya dengan baik.

Pengklasifikasian sesuatu adalah kunci dari lahirnya temuan-temuan baru, juga solusi-solusi brilian.

Persoalan penting dalam pendidikan adalah bagaimana membuat obyek didikan itu memiliki keterampilan ini.

2 comments to Mengklasifikasikan Sesuatu Ala Anak 9 Tahun

  • berarti tdk memiliki malsaah sama gigi, total gigi yg sudah dicabut: 6 masih akan mencabut 2 lagi geraham bungsu dita, cuman belom sempet2. pakai kawat gigi alias Ortho sampai 2 ali saking

  • نسييا

    Maaaaf… baru respon, baru sadar ada komen ini. Semoga giginya sudah lebih sehat ^ – ^

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>