Statistik

Online: 0
Visits today: 95
Total visits: 39925

Campur Baur Laki-Laki Perempuan

Seorang saudara menanyakan hal terkait bercampur baurnya laki-laki dan perempuan dalam sebuah grup di media sosial. Pertanyaan ini muncul di kepala seperti semak-belukar yang tumbuh mendadak tak beraturan. Saya tahu saya harus segera menatanya agar tak ‘mengganggu pemandangan’.


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ

Selengkapnya…

Hakikat Cinta

الحب الحقيفي

Hakikat cinta adalah,

Menginginkan yang terbaik bagi yang dicintai

Maka setiap laku

Yang melukai, mengecewakan

Maka itu pasti bukan cinta

Cinta pada burung bukanlah dengan mengurungnya

Bagaimana engkau tahu, ia bernyanyi atau menangis di dalamnya?

Sedangkan ia punya sayap

Yang tak bisa ia kepakkan sebebasnya

Cinta pada bunga bukanlah dengan memetiknya

Memberikan rasa sakit,

Mengantarkan ajal lebih cepat untuknya

Pecinta burung yang

Selengkapnya…

MEMILIH

Jika manusia hanya tergerak untuk mendapatkan apa yang paling mudah dan paling sesuai nafsunya di hadapan, maka apa bedanya ia dengan hewan…

Manusia, dikatakan manusia karena selalu dalam posisi memilih
Menjadi mulia karena memilih yang diridai Sang Khaliq
Menjadi hina karena sebaliknya

Begitu saja, sederhana.

Manusia, dikatakan manusia karena
Rentan lupa mana yang seharusnya ia pilih
Itulah sebabnya,
setidaknya dalam 17 kali dalam sehari
ia harus berdoa berendah diri memohon pada Sang Khaliq
agar menunjukinya pilihan yang benar

Begitu saja, sederhana.

Manusia yang mulia adalah yang selalu
menengok Sang Khaliq-nya sebelum memilih,
Allah, mana

Selengkapnya…

Cukuplah Tulisan itu Jadi Cermin

Seorang teman kelas menceritakan kisah hidupnya sambil berulang kali menyeka air mata. Tentang jiwanya yang tak juga bisa mengalun harmonis dengan ayah putranya, hasil perjodohan yang dipaksakan. Sang putra sudah berusia empat tahun.

“Lima tahun saya bersabar, saya sudah yakin untuk mengakhirinya. Dan di sini, di rantau ini, saya menemukan sosok lain yang padanya saya temukan chemestry… Saya merasa nyaman dengannya… Tapi kenapa, setiap kali bersamanya, sosok ayah si kecil selalu muncul seperti menghantui?”

Agak

Selengkapnya…

Awan dan Burung Kecil: Hujan Kata

silence is living

+ Apa kabarmu, kawanku, burung kecil?
- Aku masih mengumpulkan ranting-ranting terbaik, seperti janjiku dulu, Awan.
+ Lalu mengapa lembar-lembar daun yang penuh goresan ini?
- Oh, itu. Kau tahu, kadang-kadang kata-kata berjatuhan entah dari mana, memenuhi kepalaku hingga terasa sakit dan aku perlu mengalirkannya keluar. Untuk memberi tempat kosong bagi kata-kata yang akan berjatuhan selanjutnya.
+ Kata-kata? Berjatuhan?
- Ya, seperti hujan yang sering kau turunkan.
+ Lalu?
- Kualirkan di lembar-lembar daun itu.
+ Ah, kau. Masih

Selengkapnya…

Ne, Doushite

Ne, Doshite.

Eh, kenapa ya…

Begitu.

Sering kan kita bergumam begitu.

Kalau gak sering, berarti ada yang salah dengan potensi pikir dan rasa kita.

Ne, doushite…

(Tapi tak semua pertanyaan butuh jawaban,

Kadang, pertanyaan yang tak terjawab

Mewujud dalam siluet dengan keindahan yang berbeda)

# Sejenak Bergumam, Bayna Kutubin

Kilas Tengah 2015

سبجان الذي خلقه

Lama sekali tidak menulis lagi di sini. Beberapa teman sudah selesai sidang skripsi, Alhamdulillah. Rata-rata cukup bagus, bahkan ada yang lebih dari sekedar cukup. Baarakallaahu fiihinna. Dengan demikian, target bahwa kelas kami minimal separuh tuntas skripsi, sudah terpenuhi. Terlihat geliat dan semangat teman-teman yang belum selesai menjadi lebih berlipat ganda setelah melihat fakta bahwa teman-teman yang sebenarnya secara kasat mata, sepanjang perkuliahan 8 semester, berada di bawah mereka, ternyata bisa selesai.

Selengkapnya…

Ceritaku

Rabbku,

Pada-Mu kubercerita,

Kisah sekeping hati

Yang berkelana mencari-Mu

dalam jatuh dan bangun

dalam gulita dan terang

dalam ragu dan yakin

dalam gelisah dan damai

Rabb,

Tak ada hajat atas cerita diri

sedangkan Engkau-lah al-Alim wa al-Khabir

Hanya saja

Bercerita pada-Mu adalah embun

Mengadu pada-Mu adalah oase

Keluh pada-Mu adalah semilir

Maka sajadah panjang,

Biarkanlah terus menemani


Selengkapnya…

Lapang

Pada hening dini hari

Mewujud sosokmu

Yang tiba-tiba kumengerti

Tentang riang dan diammu

Pada apa kita bertanya,

Tentang jiwa yang melangit

Pada apa kita sembunyi,

Tentang hati yang tersenyum

Saudaraku,

Jejakkanlah kakimu di langit,

pun di samudera

Insya Allah, kau temui hati yang lapang

Dalam ombak yang tetap menyampaikan satu pesan:

Hanya kebaikan yang kau tuju,

Hanya surga yang kau pandang

Selengkapnya…

Menulis

سبجان الذي خلقه

Sejak sekitar dua bulan yang lalu, saya mengambil perjanjian dengan anak-anak: menulis setiap hari. Hal ini karena melihat teman-teman kuliah di S1 sangat kepayahan dalam menyelesaikan skripsinya.

“Menulis itu perlu dilatih dalam jangka waktu lama,” kata saya padanya. “Tanpa kemampuan menulis, yakinlah kamu akan sulit sukses. Mau jadi apapun, kamu harus bisa menulis.”

Akhirnya, dengan proses yang cukup berkepanjangan, anak-anak mulai terbiasa menulis. Awalnya, salah satu dari mereka selalu mengeluh tak tahu

Selengkapnya…

Page 4 of 20« First...«23456»1020...Last »